Mangaran

Pusaka Budaya, Pemikiran, dan Pengetahuan

Contoh Baner Kampanye Calon Legislatif 2014

August 31, 2013 by Posted in: OpiniPolitik

baner panasmen kecil

Baner di atas hanyalah upaya untuk ikut memeriahkan pesta demokrasi yang akan dilangsungkan oleh seluruh komponen bangsa Indonesia pada April 2014 kelak. Jika ada kemiripan logo saya yakin tidak hanya satu partai saja. Jadi, menurut saya itu tak apa. Jika ada yang merasa tersinggung bahkan tersungging, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Ini hanya upaya, juga bentuk sedikit keprihatinan atas maraknya pemasangan baner dan gambar serta baliho politik yang tidak mengindahkan keindahan. Hendaknya, para caleg dan pengurus partai politik tetap menjaga keindahan tata kota dan menjaga lingkungan. Bukannya malah simpati, yang ada malah menumbuhkan benci dari rakyat.

Bahkan, ada sebuah baner kampanye salah seorang caleg di Kabupaten Jember yang berbunyi “Selamat Dirgahayu Indonesia”. Saya, merasa geli sekaligus prihatin melihat dan membaca tulisan tersebut. Alih-alih mendapat simpati dari saya, dalam kapasitas sebagai calon pemilih, yang ada justru menunjukkan kebodohan si caleg. Mungkin dia tidak paham arti dirgahayu. Seharusnya, si Caleg tidak hanya asal pasang dan ucapkan kata, tapi harus dipelajari juga makna masing-masing kata.

Dirgahayu merupakan sebuah doa yang berarti semoga panjang umur. Jika ingin mengucapkan selamat ya hendaknya “Selamat HUT RI” atau jika ingin menggunakan dirgahayu ya langsung saja “Dirgahayu Indonesia” yang berarti mendoakan Indonesia semoga panjang umur.

Dalam baner di atas, Caleg diartikan sebagai akronim dari Calon Legowo (Jawa: Lapang dada). Jumlah caleg dari masing-masing partai selama ini sangat banyak. Oleh karena itu, seperti halnya pemilihan-pemilihan lain, calon yang tidak terpilih akan lebih banyak daripada yang terpilih. Jika dihitung-hitung, caleg seluruh Indonesia dari tingkat kabupaten/kota hingga DPR RI jumlah caleg bisa mencapai ribuan orang. Harus lebih banyak caleg yang legowo. Selain menjadi calon legislatif, para kandidat semestinya juga calon legowo. Jika tidak legowo, bukan tidak mungkin para caleg yang tidak terpilih jadi stess, frustasi, dan gila.

Tentu berita seperti itu tidak ingin didengar oleh rakyat ini, khususnya para caleg itu sendiri. Terlebih sekarang ini, banyak kenalan saya yang maju sebagai caleg. Semoga tak ada caleg yang gila karena juga siap tidak terpilih, alias calon legowo.

Related Post

Artis dan Pejabat Naik Angkot: Sebuah Solusi Kemacetan
Kembalikan Semangat Positif Sejarah Tajemtra
Membandingkan JFC dan BEC, Membandingkan Budaya Jember dan Banyuwangi
Beberapa Versi Asal-usul Nama Kabupaten Jember yang Masuk Akal dan yang Tidak
Table Maner Wong Ndeso: Tata Krama Makan Bersama dalam Masyarakat Nusantara
Rendahnya Kesadaran Pendidikan Siswa dan Wali Murid
Utak-Atik Mitos dalam Pilgub Jawa Timur 2013
Terima kasih sudi membaca tulisan ini. Mohon memberikan tanggapan atas tulisan ini.

One thought on “Contoh Baner Kampanye Calon Legislatif 2014

  1. Pingback: CARA KAMPANYE YANG EFEKTIF | Berbubastra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>